.

twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail

This is default featured slide 1 title

Easy to customize it, from your blogger dashboard, not needed to know the codes etc. Video tutorial is available, also a support forum which will help to install template correctly. By DeluxeTemplates.net

Go-Blog title

Gerakan mempopulerkan Blog, Dengan Blog Kita Genggam Dunia

This is default featured slide 3 title

Easy to customize it, from your blogger dashboard, not needed to know the codes etc. Video tutorial is available, also a support forum which will help to install template correctly. By DeluxeTemplates.net

This is default featured slide 4 title

Easy to customize it, from your blogger dashboard, not needed to know the codes etc. Video tutorial is available, also a support forum which will help to install template correctly. By DeluxeTemplates.net

This is default featured slide 5 title

Easy to customize it, from your blogger dashboard, not needed to know the codes etc. Video tutorial is available, also a support forum which will help to install template correctly. By DeluxeTemplates.net

Tuesday, March 5, 2013

Berharap Bersatunya Kembali Sepak Bola Indonesia


                                              Oleh : Andi Yahya
   Penulis dan Pengamat Sepak Bola

Kisruh sepak bola tanah air sudah memasuki babak baru, Terbentuknya BTN (Badan Tim Nasional) yang di akomodir lagsung oleh Kemenpora, untuk menyatukan pemain terbaik yang berlaga di ISL, maupun IPL dalam satu wadah tim nasional.Hal ini membawa angin segar bagi pecinta sepak bola nasional, Harapan bersatunya kembali petinggi Sepak bola Indonesia kembali muncul. Perlu diketahui dua tahun blakangan ini sepak bola Indonesia semakin terpuruk, kisruh yang berkepanjangan karena  kepentingan berbagai pihak yang tak mau mengalah, menambah keterpurukan sepak bola Indonesia yang sudah dahaga akan prestasi, Acaman sanksi dari FIFA pun seperti bom waktu yang bias meledak kapan saja, Masyarakat Indonesia sudah mulai jengah dengan permasalahan ini, seolah kehilangan jiwa nasionalis, dan antipati terhadap sepak bola nasional, sehingga pringkat tim nasional Indonesia yang semakin hari semakin merosot.


Semangat nasionalis yang tinggi saat mendukung tim merah putih ketika berlaga sudah mulai luntur, menjadi antipati dan pesimis terhadap sepak bola nasional. Karena srentetan hasil buruk yang dialami tim garuda. Banyak pengamat berpendapat keterpurukan tim nasional dikarenakan timnas saat ini tidak diperkuat pemain-pemain terbaiknya karena dualisme kompetisi dan keegoisan masing-masing Club yang tidak mengizinkan pemainya bersragam timnas.
Rasa egois itu mulai luntur setelah rapat komite eksekutif (Exco) di kantor PSSI, Senayan, Jakarta. Rapat itu diharapkan bisa menyelamatkan sepak bola Indonesia dari ancaman sanksi FIFA, mengingat badan sepak bola tertinggi di dunia itu memberi tegang waktu kepada PSSI sampai tanggal 30 Maret 2013. Hasil rapat exco PSSI yang dihadiri La Nyalla, Tony Aprilani, Roberto Row, Erwin Dwi Budiawan, menelurkan sejumlah poin diantaranya  pelaksanaan kongres, menyetujui pembentukan BTN, dan pemecatan Halim Mahfudz dan digantikan Hadiyandra sebagai  sekjen PSSI. Kembalinya anggota Exco PSSI ini diharapkan menjadi titik balik pembenahan sepak bola Indonesia yang masih banyak PR besar kedepan.
Pembenahan Kompetisi
Pembenahan sistem Kompetisi menjadi perhatian utama dalam kongres PSSI yang akan diadakan tanggal 17 Maret 2013, sistem kompetisi yang caru-marut juga berefek pada prestasi Timnasional,. Kita patut belajar dari RFEF atau PSSI-nya Spanyol, yang memiliki sistem managemen kompetisi yang baik dari berbagai tingkatan  dan pembinaan pemain dari usia dini, dari hasil pengelolaan yang bagus dan professional inilah banyak memberi penggaruh terhadap prestasi Spanyol baik dilevel club maupun timnasnya. Kita ketahui bersama di Indonesia saat ini memiliki dua kompetisi yang bergulir masing masing dalam dua naungan yang berbeda, upaya penyatuan merupakan solusi yang tepat untuk membentuk sebuah kompetisi yang tertata dan dikelola dalam satu wadah. Selain  penyatuan kompetisi, Untuk mewujudkan sebuah kompetisi yang professional adalah. Pembenahan  Sistem keuangan klub yang mandiri, pengelolaan usaha club dan sponsor sebagai pemasukan klub peserta kompetisi, mengingat klub peserta kompetisi harus terbebas dari dana APBD. Maka kemandirian club menjadi hal utama agar kasus  tungakan gaji pemain yang belum dibayar dapat diminimalisir kedepanya.
Pembinaan Pemain Muda
Regenerasi adalah hal utama untuk menciptakan pemain-pemain berbakat, karena merekalah yang akan melanjutkan estafet perjuangan timnas merah putih di dunia Internasional kedepan, Pembinaan pemain yang baik adalah, pembinaan dari klub liga dari jenjang kompetisi berbagai usia, sehingga dengan ajang kompetisi yang bergulir dari berbagai usia akan dapat terlihat potensi-potensi pemain muda. Kita banyak melihat pemain-pemain bintang didunia tidak lahir secara instant, tetapi lewat sebuah pembinaan yang dilakukan oleh klub sampai pemain menembus sekuad utama, yang kita lihat di Indonesia  selama ini tidak seperti itu tapi mengumpulkan beberapa pemain untuk ikut training diluar negri seperti Uruguay dan belanda, hal itu menjadi Mubazir karena karena outputnya  tidak menjamin kualitasnya. Semoga Kongres PSSI nanti menjadi titik awal dari bersatunya sepak bola Indonesia, dan pembenahan dari berbagai sektor untuk kemajuan sepak bola nasional. dan kedepanya tidak adalagi perpecahan didalam tubuh spakbola Indonesia, sehingga timnas Indonesia dapat berprestasi kedepan

0 komentar:

Post a Comment